Angka Masalah Kematian Covid-19 di Indonesia Rangking 103 Dunia

Angka Masalah Kematian Covid-19 di Indonesia Rangking 103 Dunia

Team Ahli Unit Pekerjaan Perlakuan Covid-19, Dewi Nur Aisyah menjelaskan sekarang ini masalah kematian Covid-19 Indonesia ada di rangking 103 dari 215 negara di penjuru dunia.

“Jadi masalah Covid-19 dengan jumlah jiwa sekitar 19,38 per satu juta masyarakat, kita ini rangking 103 dari 215 penjuru dunia negara yang berada di dunia. Ini cuma kematian, kita konsentrasi ke kematian. Kesempatan ini, kita rangking 103,” kata Dewi di Media Center Satgas Perlakuan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Baca Juga : Marc Marquez Mangkir di MotoGP Republik Ceko 2020

Angka Masalah Kematian Covid-19 di Indonesia Rangking 103 Dunia

Angka Masalah Kematian Covid-19 di Indonesia Rangking 103 Dunia

“Jika kita melihat di dunia, dari dunia ini kita tidak ngambil semua negara. Tetapi pokoknya ialah warna yang semakin gelap memberikan tambahan jumlah angka kematian per 1 juta masyarakat yang semakin lebih tinggi. Jadi, jika kita melihat warna Indonesia ini ya kurang lebih disana lah,” jelas Dewi.

“Tetapi jika kita bicara tentang jumlah masyarakat kita rangking ke-4 paling besar di dunia. Jadi, kita betul-betul harus turunkan bagaimana triknya walau masyarakat kita banyak. Khususnya mengapa pada akhirnya challenge negara besar punyai rintangan yang semakin besar . Sebab kita punyai tangangan Rumah Sakit harus sesuai jumlah masyarakat itu bukan hal yang gampang ya untuk 270 juta semakin juta jiwa yang berada di Indonesia,” kata dewi.

Walau, sekarang ini Indonesia ada pada rangking ke-4 dengan jumlah masyarakat terbanyak di dunia serta tingkat kematian Covid-19 ada pada 1/2 dari jumlah negara di dunia. Tetapi, tegas Dewi Indonesia harus dapat turunkan angka kematian.

“Walau berdasar bukti, kata Dewi Indonesia ada hampir ditengah-tengah dari jumlah negara di dunia sich sebenarnya. Tetapi ini masih jadi PR (pekerjaan rumah), angka kematian itu jangan kita mengambil mudah lah. Kita tidak dapat mengambil mudah,” tegasnya.

Dewi menjelaskan, bagaimana juga harus juga membidik supaya bisa turunkan angka masalah Covid-19 sampai sekecil kemungkinan. “Memang seharusnya kita ambil angka kematian paling kecil, sebab saat ini telah ada angka kematian bagaimana juga kita harus turunkan angka sekecil yang kita dapat. Jika dapat kita turunkan angka sekecil prosentase barusan ia dapat turun s/d 3%, 2%, 1% serta kurang dari 1% itu yang sangat kita mencari,” tuturnya.

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*