CEO TikTok Tuding Facebook Penjiplak yang Menyamar Untuk Patriotis

CEO TikTok Tuding Facebook Penjiplak yang Menyamar Untuk Patriotis

http://websitebandarqq.com/poker855/ – CEO TikTok Kevin Mayer menunjuk Facebook untuk penjiplak. Mayer mengakui Facebook merencanakan mengeluarkan produk yang menyontek service TikTok.

Dia menunjuk Facebook berusaha untuk keluarkan TikTok dari usaha digital di Amerika Serikat.

Kritikan pedas dari bos TikTok serta diupload dengan cara terbuka di situs Newsroom Tiktok pada Rabu lalu, beberapa saat sebelum CEO Facebook direncanakan bersaksi di muka Congress AS.

Waktu itu, Zuckerberg diminta info oleh Congress berkaitan supremasi Facebook yang hilangkan kompetisi sehat dalam usaha digital.

Baca Juga : Nagita Slavina Masalah Raffi Ahmad: Lelaki Mode Dia… Tidak Dapat Disalahin

CEO TikTok Tuding Facebook Penjiplak yang Menyamar Untuk Patriotis

CEO TikTok Tuding Facebook Penjiplak yang Menyamar Untuk Patriotis

Mencuplik info di Newsroom TikTok, Sabtu (1/8/2020), Mayer menggarisbawahi, Instagram baru saja ini memberitahukan kedatangan Reels, produk hasil jiplakan yang disebut kompetitor buat TikTok. Awalnya, Facebook mengeluarkan Lasso, produk jiplakan yang tidak berhasil dalam sekejap.

“Kami benar-benar terbuka pada pertandingan, kami rasa pertandingan yang adil membuat usaha lebih bagus. Buat mereka yang ingin mengeluarkan produk bersaing, luncurkanlah. Facebook serta ingin meluncurkan produk jiplakan yang lain, Reels –yang tersambung ke Instagram– sesudah produk jiplakan awalnya, Lasso, tidak berhasil dalam sekejap,” kata Mayer.

Mayer menjelaskan, bukannya konsentrasi dengan fitnah dari pesaing, TikTok ingin memusatkan energi pada kompetisi yang adil serta terbuka.

“Silahkan kita memusatkan energi pada kompetisi yang adil serta terbuka, dibanding memfitnah kompetitor kita –yakni Facebook–yang menyamar untuk patriotis serta direncanakan untuk akhiri kedatangan TikTok di AS,” kata Mayer.

Mayer serta menyebutkan, tanpa ada kedatangan TikTok, advertiser di Amerika cuma akan mempunyai sedikit pilihan basis untuk iklan. Dengan demikian, pertandingan akan kering, demikian pula dengan energi kreatif Amerika.

Bekas pejabat Disney ini memperjelas TikTok bukan perusahaan yang berpolitik.

“Kami tidak terima iklan politik serta tidak mempunyai jadwal. Salah satu arah kami ialah jadi basis yang dinamis untuk di nikmati kesemua orang,” katanya.

Mayer pastikan jika TikTok memiliki komitmen untuk menjadi tempat yang aman buat juta-an remaja Amerika. TikTok, kata Mayer, terus mengoreksi diri serta ambil langkah yang dibutuhkan supaya bisa diterima di AS.

“TikTok jadi sasaran paling besar, tapi kami bukan lawan. TikTok ambil langkah besar untuk menggerakkan pembicaraan yang semakin dalam, algoritma yang terbuka, dan moderasi content untuk patuhi ketentuan,” tuturnya.

Mayer menjelaskan, TikTok memiliki komitmen untuk ikuti ketentuan hukum di AS. Supaya diterima disana, TikTok mendatangkan pusat data serta moderasi yang terbuka serta bisa dipertanggungjawabkan.

“Beberapa pakar dapat memantau kebijaksanaan moderasi kami serta memantau kode-kode yang jalankan algoritma kami,” katanya.

TikTok memiliki komitmen menolong beberapa inisiator di AS dengan membagikan USD 200 juta untuk Creator Fund. Dalam 3 tahun ke depan dana ini direncanakan akan bertambah sampai USD 1 miliar.

Di Amerika sendiri, TikTok menyebutkan, faksinya sudah membuat 10.000 lapangan pekerjaan.

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*