Facebook Blokir Beberapa ratus Account Berkaitan Pergerakan Boogaloo

Facebook Blokir Beberapa ratus Account Berkaitan Pergerakan Boogaloo

BandarQ – Facebook mengakui sudah meniadakan serta memblok beberapa ratus account yang terkait dengan pergerakan anti-pemerintah Amerika Serikat (AS), Boogaloo.

Pergerakan baru ini terbagi dalam barisan membawa senjata sayap kanan yang disangka tunggangi kekerasan demonstrasi yang tuntut kematian pria kulit hitam Afrika-Amerika, George Floyd.

Mencuplik situs BBC, Rabu (1/7/2020), barisan Boogaloo membawa senjata sudah nampak dalam satu tindakan protes AS, belakangan ini.

Facebook sendiri akui sudah meniadakan 220 account serta 95 account yang lain dari Instagram, dan 28 halaman serta 106 group yang terkait dengan jaringan Boogaloo.

“Barisan itu dengan cara aktif mempromokan kekerasan pada masyarakat sipil, penegak hukum, petinggi, serta instansi pemerintah,” kata Facebook.

Baca Juga : Sebelum Berpisah – Lihat Perjalanan Cinta Laudya Chyntia Bella serta Engku Emran

Facebook Blokir Beberapa ratus Account Berkaitan Pergerakan Boogaloo

Facebook Blokir Beberapa ratus Account Berkaitan Pergerakan Boogaloo

“Anggota jaringan ini berupaya mengambil seseorang dalam pergerakan Boogaloo yang semakin luas, share content yang sama dengan cara online serta mengambil penampilan off line yang sama juga dengan lainnya,” sambung Facebook.

Facebook menyebutkan sudah meniadakan lebih dari pada 400 group penambahan serta lebih dari pada 100 halaman yang lain sebab menyalahi kebijaksanaan Individu serta Organisasi Beresiko.

Facebook memberikan tambahan jika penghilangan account itu ialah cara paling baru dalam loyalitas perusahaan untuk larang orang yang mengatakan misi kekerasan dengan memakai basis kepunyaannya.

Raksasa sosial media itu serta mengakui sudah ikuti pergerakan Boogaloo semenjak 2019.

Pergerakan itu, seringkali dikatakan sebagai “Boogaloo Bois”, tanpa ada batasan serta tanpa ada pimpinan. Beberapa penganut biasanya mendaftarkan untuk dua arah fundamental: kemauan untuk menjatuhkan pemerintah dengan cara membawa senjata serta loyalitas yang tidak tergoyahkan untuk pemilikan senjata.

Ini diawali untuk pergerakan yang relatif kecil di situs situs ‘4chan’, tapi sepanjang tahun semakin bertumbuh cepat.

Bulan kemarin, seorang sersan Angkatan Udara AS yang mempunyai jalinan dengan pergerakan itu dituduh atas pembunuhan seorang petugas keamanan federal semasa protes Black Lives Matter. Ia dituduh berkaitan pembunuhan perwira lain, delapan hari setelah itu.

Jaksa Agung AS William Barr minggu kemarin membuat unit pekerjaan Departemen Kehakiman untuk menantang berlebihanis anti-pemerintah, termasuk juga pergerakan Boogaloo.

Cara ini dilaksanakan saat Facebook hadapi memboikot dari advertiser atas ajaran kedengkian serta misinformasi di basis kepunyaannya.

Perusahaan-perusahaan besar termasuk juga Ford, Adidas, Coca-Cola, serta Starbucks sudah menarik iklan dari Facebook.

Kampanye memboikot didorong beberapa praktisi yang menjelaskan jika perusahaan sosial media itu tidak banyak berbuat untuk hilangkan golongan rasis serta content pembenci yang lain.

Praktik moderasi content di basis Facebook disebutkan jadi salah satunya penyebab awal pergerakan #StopHateForProfit ini. Termasuk juga ke pergerakan ini ialah National Association for the Advancement of Colored People (NAACP), Color of Change, serta Anti-Defamation League.

Mereka menjelaskan tidak memberikan dukungan perusahaan yang semakin memprioritaskan keuntungan. Salah satunya merek yang pertama masuk ialah North Face.

“Facebook masih tidak ingin ambil langkah relevan untuk meniadakan propaganda politik dari platform-nya,” kata Presiden serta CEO di NAACP Derrick Johnson, diambil dari Forbes.

Ia memandang, Mark Zuckerberg serta perusahaannya tidak sekedar hanya lupa, dan juga berpuas diri dalam penebaran misinformasi di platform-nya.

“Aksi seperti ini akan memutarbalikkan kredibilitas Penyeleksian Umum akan datang. Kami tidak memberikan dukungan ini,” tandas Derrick.

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*