Mulai Ke kantor Lagi – Ini Tutorial Kerja di Masa New Normal

Mulai Ke kantor Lagi – Ini Tutorial Kerja di Masa New Normal

PKV Games – Ini hari, Selasa 26 Mei 2020 sejumlah besar bagian industri telah mulai bekerja kembali normal. Beberapa pekerja kantoran mulai kerja kembali lagi di masa yang disebutkan New Normal.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia diketahui sudah mengeluar tiga tutorial kerja di masa new normal. Tiga tutorial ini diedarkan dalam Ketetapan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 mengenai Tutorial Penjagaan serta Pengaturan Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran serta Industri dalam Memberikan dukungan Kelangsungan Usaha pada Keadaan Epidemi.

Berikut paparan tiga tutorial kerja di masa new normal waktu PSBB, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga : Tempat tinggal Via Vallen Dikunjungi Satpol PP Sampai Polisi Gara-Gara Adik Positif Corona Covid-19

Mulai Ke kantor Lagi - Ini Tutorial Kerja di Masa New Normal

1. Kebijaksanaan Manajemen dalam Penjagaan Penyebaran COVID-19
– Faksi manajemen supaya selalu mengawasi serta mengupdate perubahan info mengenai COVID-19 di wilayahnya.

– Pembangunan Team Perlakuan COVID -19 dalam tempat kerja, terbagi dalam Pimpinan, sisi kepegawaian, sisi K3 serta petugas Kesehatan yang diperkokoh dengan Surat Ketetapan dari Pimpinan Tempat Kerja.

– Pimpinan atau pemberi kerja memberi kebijaksanaan serta mekanisme untuk pekerja memberikan laporan tiap ada masalah diduga COVID-19 (tanda-tanda demam atau batuk, pilek,ngilu tenggorokan, sesak nafas) untuk dilaksanakan pengawasan oleh petugas kesehatan.

– Tidak memperlakukan masalah positif untuk stigma.

– Penataan kerja di rumah (work from home) dengan tentukan pekerja fundamental mana yang diperlukan masih kerja atau tiba ke tempat kerja serta mana pekerja yang bisa lakukan pekerjaan dari rumah.

2. Buat Pekerja Fundamental yang Masih ke Tempat Kerja Waktu PSBB
– Di pintu masuk tempat kerja, perusahaan harus lakukan pengukuran temperatur dengan thermogun. Sebelum masuk kerja aplikasikan Self Assessment Efek COVID-19 untuk pastikan pekerja yang akan masuk kerja pada keadaan tidak terkena COVID-19.

– Penataan waktu kerja tidak kelamaan (lembur) yang dapat membuat waktu istirahat pekerja jadi menyusut, hingga dapat menyebabkan pengurangan skema kebal badan.

– Penataan shift (jam kerja), bila sangat mungkin ditiadakan shift 3 (waktu kerja yang diawali saat malam sampai pagi hari). Bila tidak dapat, pekerja yang masuk di shift 3, diprioritaskan yang berumur kurang dari 50 tahun.

– Mengharuskan pekerja memakai masker semenjak perjalanan dari tempat kerja, saat di tempat kerja, serta waktu pulang ke rumah.

– Bila perusahaan memberi makanan ke pekerja, harus ditata konsumsi nutrisinya. Bila dapat, pekerja bisa diberi ekstra vitamin C untuk menolong jaga ketahanan badan.

– Perusahaan harus memberikan fasilitas tempat kerja yang aman serta sehat dengan pastikan higiene serta sanitasi lingkungan kerja. Pastikan semua ruang kerja (khususnya sisi pegangan pintu serta tangga, tombol lift, perlengkapan kantor yang digunakan beberapa orang, ruang serta sarana umum yang lain) untuk selalu bersih serta higienis dengan lakukan pembersihan dengan cara periodik menggunakan pencuci serta desinfektan yang sesuai dengan, tiap empat jam sekali.

– Jaga kualitas udara tempat kerja dengan memaksimalkan perputaran udara serta cahaya matahari masuk ruang kerja, pembersihan filter AC.

3. Publikasi serta Edukasi Pekerja Mengenai COVID-19
– Edukasi dilaksanakan dengan cara intens pada semua pekerja serta keluarga supaya memberi pandangan pas berkaitan permasalahan epidemi COVID -19.

– Materi edukasi yang bisa diberi diantaranya, mengenai pemicu COVID-19, langkah penjagaan, tanda-tanda awal penyakit serta apakah yang harus dilaksanakan waktu muncul, praktik PHBS (sikap hidup bersih serta sehat), praktik membersihkan tangan yang betul, norma batuk, bagaimana jalur laporan serta kontrol. Warga bisa memperoleh paparan materi edukasi ini, yang dapat dibuka lewat www.covid19.go.id.

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*