Pernah Gagal – Sony Verifikasi Acara PS5 Kembali lagi Diadakan

Pernah Gagal – Sony Verifikasi Acara PS5 Kembali lagi Diadakan

PKV Games – Sony barusan memverifikasi acara PlayStation 5 (PS5) mereka yang pernah gagal pada 4 Juni tempo hari akan kembali lagi diadakan. Kapan?

Diambil dari account Twitter sah PlayStation @PlayStation, Selasa (9/6/2020), acara live streaming PS5 ini akan diadakan pada 11 Juni 2020 waktu ditempat atau 12 Juni jam 3 pagi WIB.

Sama seperti yang disingkap awalnya oleh CEO Sony Interactive, Jim Ryan, live streaming berdurasi lebih dari pada 1 jam ini akan menunjukkan judul game apa akan melaju di konsol PS5.

Baca Juga : Sah – Bursa Transfer Serie A Dibuka Tanggal 1 September

Pernah Gagal - Sony Verifikasi Acara PS5 Kembali lagi Diadakan

Pernah Gagal – Sony Verifikasi Acara PS5 Kembali lagi Diadakan

Tidak itu saja, Epic Games, sebagai pengembang game terkenal di dunia juga pernah menyuguhkan video singkat kekuatan grafis Unreal Engine 5 di PS5.

Tetapi, sampai sekarang ini Sony belum juga menungkap mengenai performa bentuk konsol terbaru itu. Apa acara minggu ini bisa menjadi peristiwa perusahaan menampakan PS5 dengan cara langsung?

Selanjutnya, PS5 akan ada dengan processor AMD Zen 2 delapan pokok, GPU custom AMD RDNA 2, GDDR6 RAM 16GB, serta media penyimpan SSD sebesar 825GB serta perform skema 5,5GB/s.

Sony juga memberitahukan kekuatan kontroler terbaru, DualSense, yang telah tertancap feature haptic masukan, dapative triggers, telah terpadu dengan microphone, serta port USB-C.

Perusahaan asl Jepang itu mengakui, kontroler DualSense ini akan memberi pengalaman imersif saat bermain game di PS5.

Awalnya, Sony putuskan untuk tunda acara informasi PlayStation 5 (PS5) yang direncanakan berjalan pada 4 Juni waktu ditempat.

“Kami pahami gamer di penjuru dunia benar-benar menunggu informasi gim-gim PS5 ini. Tetapi, kami berasa ini bukan waktu yang sangat pas untuk satu perayaan,” catat Sony di account Twitter-nya, Selasa (2/6/2020).

Perusahaan memberikan tambahan, “Untuk sekarang ini kami putuskan untuk mundur serta biarkan beberapa suara yang semakin penting didengar.”

Info, ini adalah satu bentuk tindakan kebersamaan pada kematian pria kulit hita di Minnesota, George Floyd, sebab tercekik lutut polisi.

Akhirnya, insiden itu menyebabkan tindakan demo di beberapa negara sisi di Amerika Serikat serta dunia.

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*