Plasma Darah Penyintas Covid-19 Disangka Dipasarkan di Dark Situs

Plasma Darah Penyintas Covid-19 Disangka Dipasarkan di Dark Situs

Situs Poker Online – Penjahat cyber tawarkan darah yang disangka punya pasien pulih Covid-19 di dark situs. Darah yang disebut ialah plasma darah punya penyintas Covid-19 serta dipasarkan untuk vaksin pasif.

Beberapa periset dari Australian National University mendapatkan ini saat cari tahu bagaimana beberapa penjahat cyber manfaatkan Covid-19. Laporan tentang hal itu diterbitkan oleh Australian Institute of Criminology.

” Menurut saya ialah vaksinasi pasif, dimana plasma darah pasien Covid-19 yang sembuh diambil untuk anti-bodi. Selanjutnya, disuntikkan ke seorang yang kemungkinan beresiko Covid-19, ” kata ketua periset Rod Broadhurst, seperti diambil dari situs ABC Australia, Senin (4/5/2020).

Baca Juga : Cristiano Ronaldo Telah Datang di Turin

Plasma Darah Penyintas Covid-19 Disangka Dipasarkan di Dark Situs

Plasma Darah Penyintas Covid-19 Disangka Dipasarkan di Dark Situs

Penawaran ini cuma satu antara beberapa ratus produk berkaitan virus corona baru yang dipasarkan di dark situs. Team periset mendapatkan plasma darah pasien pulih Covid-19 di dark situs pada awal bulan Mei ini.

Ia menyebutkan, dari 20 situs dark situs yang diselidiki, cuma tiga salah satunya yang memberi seputar 90 % dari produk berkaitan virus corona baru. Sesaat, situs lain larang pemasaran beberapa barang itu.

Kecuali plasma darah punya pasien pulih Covid-19, umumnya produk lain yang dipasarkan di dark situs ialah beberapa alat pelindung diri (APD) yang peluang dicuri dari beberapa pabrik.

Ada pula yang tawarkan beberapa obat yang digunakan untuk menjaga pasien Covid-19, termasuk obat anti-malaria dan vaksin-vaksin hewan eksperimen yang populer untuk virus itu.

Menyinggung harga, satu ‘obat’ ditawarkan pada harga lumayan tinggi, yaitu di bawah USD 25. 000 (sama dengan Rp 379, 8 juta).

Profesor Broadhurst menyebutkan, beberapa orang yang jual produk di pasar gelap memang seringkali semakin dulu melakukan tindakan jual vaksin, walau sebenarnya sekarang umumnya pusat riset masih mengetes coba vaksin untuk Covid-19.

Profesor Broadhurst menjelaskan, banyak operator dark situs yang hindari pemasaran beberapa produk berkaitan Covid-19 sebab cemas hal tersebut akan mengundang perhatian penegak hukum.

Situs dark situs sendiri mengacu pada situs jual membeli untuk beberapa produk ilegal. Contohnya beberapa obat terlarang sampai ke item tehnologi hasil peretasan atau perampokan.

Operator dark situs mengaplikasikan enkripsi hebat untuk menghindari jati diri mereka diketahui faksi kepolisian.

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*