Sebelum Meminta Maaf – Anji Pernah Akui Di inspirasi Bono U2

Sebelum Meminta Maaf – Anji Pernah Akui Di inspirasi Bono U2

Pkv Games – Anji sudah mohon maaf atas pengakuannya tentang photo mayat korban Covid-19 yang pernah trending di sosial media. Dia menyebutkan photo itu menunjukkan jika epidemi ini tidak sebegitu mengerikan. Akhirnya, warga risau karena pengakuannya itu.

Beberapa warganet pernah minta Anji tidak memberi komentar beberapa hal yang bukan kapastitasnya untuk musisi. Mendapatkan tanggapan semacam itu, Anji akui jika pengakuannya itu di inspirasi dari Bono, penyanyi band asal Irlandia, U2.

“Jika semua musikus cuma bisa membuat lagu, tidak ada pergerakan hebat sama seperti yang dibikin Bono. Bila saya salah, bukan bermakna harus stop bernada. Tetapi belajar,” catat Anji lewat account Twitter terkonfirmasi kepunyaannya, menyikapi salah satunya ciutan warganet, Senin (20/7/2020).

Baca Juga : 18 Instansi Dibubarkan Jokowi – Pegawai Honorer Dihentikan

Sebelum Meminta Maaf - Anji Pernah Akui Di inspirasi Bono U2

Sebelum Meminta Maaf – Anji Pernah Akui Di inspirasi Bono U2

Bukanlah memetik banyak tanggapan sama pendapat, Anji malah makin dinilai oleh warganet. Umumnya warganet memandang Anji tergesa-gesa memberi komentar Covid-19.

“Permasalahannya memang karena anda public profil mas. Kalau opini ini diuraikan dalam komunitas ilmiah dibarengi alasan yang kuat, kemungkinan dapat mengubah kebijaksanaan,” catat seorang warganet.

“Jangan sombong kemungkinan tujuannya mas, kl belumlah ada pengetahuan, tahan, kl baru tahu sedikit, mencari tahu lagi, jangan langsung mengambil simpulan ini itu,” lainnya memperingatkan.

“Bung Anji, tak ada kelirunya musikus bernada. Ingin musikus kek, apa saja kek tidak masalah. Tetapi sebaiknya saat anda untuk influencer berpendapat mengenai hal peka diikutkan data yang benar, referensinya darimanakah supaya tidak ada salah pemahaman,” timpal warganet lain.

Waktu lalu, Anji pernah memberi komentar photo mayat pasien Covid-19 berbalut plastik yang pernah trending lewat upload lagi pada media sosialnya.

Anji menyebutkan jika photo itu jadi bukti jika epidemi Covid-19 ini tidak semenyeramkan pandangan beberapa orang. Dia menanyakan si photografer yang dapat mendapatkan akses untuk memfoto mayat yang tidak bisa dibawa pulang keluarganya itu.

Serta, Anji menyamai beberapa pewarta photo dengan buzzer alias pendengung. Walau sebenarnya si photografer, Joshua Irwandi, sudah mematuhi prosedur kesehatan yang berlaku sebelum menyimpan potret mayat itu.

Tanggapan Anji masalah photo itu memetik hujatan dari beberapa faksi khususnya dari Pewarta Photo Indonesia (PFI).

Terakhir, Anji meminta maaf serta telah mengklarifikasi pengakuannya yang memunculkan salah pengertian. Pelantun “Ia” serta “Rupanya Cinta” mengaku kekeliruannya dalam memproses pengakuan yang memunculkan pemahaman tidak sesuai dengan tujuan aslinya.

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*