Viral Kakak Beradik Kelaparan di Muara Enim – Ini Kenyataannya

Viral Kakak Beradik Kelaparan di Muara Enim – Ini Kenyataannya

Cerita miris dirasakan kakak adik di Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, Sumatera Selatan. Kedua-duanya namanya Daluna (23) serta Rohima (21). Situasi mereka baru tersingkap saat anggota TNI serta polri memberi pertolongan pada masyarakat terpengaruh Covid-19.

” Bawa serta nasi pak? ” kata Daluna pada petugas.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syahputra mengutarakan, dari info Kepala Desan (Kepala desa) serta masyarakat ditempat, Daluna serta Rohima tinggal bersama-sama saudara laki-lakinya yang seorang pengangguran. Orang-tua mereka tidak ada, serta dua kakak beradik itu diketahui punyai keterbelakangan mental.

Baca Juga : Celine Evangelista : Saat ini Jakarta Menyeramkan

Viral Kakak Beradik Kelaparan di Muara Enim – Ini Kenyataannya

” Saat ini telah dirawat di RS Gelumbang serta akan dirujuk ke rumah sakit Kabupaten Muara Enim, ” kata Donni waktu dikontak artikelberita. com, rabu (22/4/2020).

Donni menyanggah info yang tersebar di sosial media yang menjelaskan kedua-duanya kelaparan lama. Menurut pernyataan masyarakat seputar, kedua-duanya teratur mendapatkan pertolongan dari tetangga, serta memang tetap menanyakan nasi tiap ada orang bertandang ke tempat tinggalnya.

Berdasar info, Daluna serta Rohima adalah masyarakat yang tercatat untuk penerima pertolongan. Tertera pada 2015, mendapatkan pertolongan bedah Rumah dari Cipta Karya (PUPR Kabupaten Muara Enim) serta pertolongan listrik gratis.

Viral Kakak Beradik Kelaparan di Muara Enim – Ini Kenyataannya

Selanjutnya pada 2017 mendapatkan pertolongan Program Keluarga Keinginan (PKH) dari Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim. Pada 2019 mendapatkan pertolongan program Pertolongan Pangan Non-Tunai (BPNT) berbentuk kartu sembako. Tahun 2019 mendapatkan pertolongan Program Pertolongan Langsung Tunai (BLT) yatim piatu. Serta pada 2020 sudah tercatat pertolongan program pelebaran BPNT (Pertolongan Pangan Non Tunai) berbentuk kartu sembako dan menggenggam JKN (Agunan Kesehatan Nasional) Kartu Indonesia Sehat.

” Akan kami pantau selanjutnya pada ke-2 orang itu. Plt bupati telah menyanggupi untuk memberi perhatian pada dua orang ini, ” tuturnya.

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*