2 Penumpang Sriwijaya SJ-182 Selamat sebab Tidak Sanggup Bayar Test PCR

2 Penumpang Sriwijaya SJ-182 Selamat sebab Tidak Sanggup Bayar Test PCR

Karena tidak sanggup bayar test PCR sebagaii persyaratan untuk naik pesawat, dua pria calon penumpang Sriwijaya Air SJ-182 malah selamat dari maut. Mereka pada akhirnya naik kapal laut untuk sampai ke Pontianak.

Raut muka berbahagia bersatu haru terpancar dari Paulus Yulius Kollo dan Indra Wibowo, dua penumpang Sriwijaya Air bernomor penerbangan SJ-182 yang bernama tercantum di manifest pesawat itu.

Baca Juga : 8 Bukti Terbaru Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

2 Penumpang Sriwijaya SJ-182 Selamat sebab Tidak Sanggup Bayar Test PCR

2 Penumpang Sriwijaya SJ-182 Selamat sebab Tidak Sanggup Bayar Test PCR

Ke-2 nya bisa lolos dari maut sebab tidak sanggup bayar test swab PCR yang menurut dia dengan harga Rp1,3 juta per orang, sedang test PCR instant capai Rp2,6 juta, selaku persyaratan naik pesawat dan masuk di Pontianak, Kalimantan Barat. Dengan mata berkaca-kaca, pria berumur 24 tahun asal kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NT) ini menjelaskan akan bekerja selaku mekanik telekomunikasi di Pontianak http://agenpkv88.com/.

Paulus bercerita, dianya bersama temannya Indra Wibowo asal aceh memakai pesawat transit dari Makassar ke arah Jakarta. Sesampai di Jakarta dia tidak dapat meneruskan penerbangannya karena persyaratan masuk di Pontianak harus memakai swab PCR, sedang mereka cuman mempunyai dokumen swab antigen.

Paulus dan Indra juga pilih naik kapal Pelni KM Lawit ke arah Pontianak. Dia dan partnernya tidak mengenali bila pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang sebenarnya akan ditumpanginya alami kecelakaan.

Paulus mengenali kecelakaan itu sesudah datang di Pontianak pada 10 Januari 2021, satu hari habis pesawat itu jatuh.

Berita Lain  Jokowi Soroti Masalah Masyarakat Tolak Rapid Tes serta PCR Corona

“Saya tidak paham pesawat itu alami kecelakaan,” tutur Paulus, Senin 11 Januari 2021.

Sekarang Paulus dan Indra Wibowo akui benar-benar mengucapkan syukur karena bisa terlepas dari kecelakaan itu. Waktu datang di Pontianak, ke-2 nya langsung mengontak keluarga mereka untuk pastikan kondisi mereka selamat dan baik baik saja sebab faksi keluarga sempat cemas karena nama ke-2 nya tercantum di manifes pesawat.

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*