Viral Pria di Bandung Palak Warga Sambil Acungkan Golok
Viral Pria di Bandung Palak Warga Sambil Acungkan Golok
Sebuah insiden kriminal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung. Seorang pria tertangkap basah melakukan aksi pemalakan terhadap warga di kawasan Soreang. Dalam aksinya, pelaku mengancam warga dengan senjata tajam jenis golok. Kejadian tersebut terekam dalam rekaman kamera pengawas (CCTV), sehingga pihak kepolisian dapat segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Viral Pria di Bandung Palak Warga Sambil Acungkan Golok
Aksi Pelaku Terekam CCTV dan Menyebar di Media Sosial
Dalam rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial, terlihat seorang pria datang dengan mengendarai sepeda motor. Tanpa banyak basa-basi, ia tiba-tiba mengeluarkan sebilah golok dan langsung mengancam seorang tunawisma yang berada di lokasi kejadian. Aksinya tidak berhenti di situ, pelaku kemudian mendekati seorang pria lain yang kebetulan sedang berada di dekat sepeda motornya. Dengan wajah marah, pelaku mengacungkan golok ke arah pria tersebut, seolah ingin menegaskan ancamannya.
Rekaman video ini dengan cepat viral dan menjadi perhatian masyarakat. Banyak warga yang merasa khawatir atas tindakan nekat pelaku yang terang-terangan melakukan aksi kriminal di tempat umum. Warga berharap aparat kepolisian segera menangani kasus ini dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.
Lokasi dan Waktu Kejadian Terungkap
Setelah video tersebut menyebar, polisi segera melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi pemalakan tersebut terjadi di Jalan Gading Tutuka, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (16/3/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.
Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat dan mengumpulkan bukti dari rekaman CCTV, pihak kepolisian segera bergerak untuk mencari keberadaan pelaku. Kapolsek Soreang, Kompol Ivan Taufiq, membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan bahwa pelaku telah berhasil diamankan.
Pelaku Berhasil Ditangkap di Hari yang Sama
Kompol Ivan Taufiq dalam keterangannya kepada media mengatakan bahwa polisi langsung bertindak setelah menerima laporan dari warga sekitar. Proses penyelidikan dilakukan secara intensif hingga akhirnya pelaku yang diketahui bernama Ilyas (34 tahun) berhasil ditangkap.
“Iya benar. Kejadiannya Minggu sekitar jam 6 pagi. Pelaku sudah kami amankan,” ujar Kompol Ivan dalam pernyataannya pada Senin (17/3/2025).
Menurutnya, laporan pertama diterima setelah seorang warga melaporkan adanya pria tak dikenal yang datang ke Toko Grosir Bamik dan melakukan pemalakan terhadap salah satu karyawan toko berinisial A. Pelaku meminta sejumlah uang dengan nada ancaman sambil mengacungkan senjata tajam.
Kronologi Aksi Pemalakan
Berdasarkan keterangan korban dan saksi di lokasi kejadian, pelaku awalnya datang dengan santai sebelum kemudian mengeluarkan sebilah golok untuk mengancam korbannya. Berikut adalah kronologi kejadian berdasarkan keterangan polisi:
-
Pelaku mendatangi korban di Toko Grosir Bamik
Pelaku tiba di lokasi dan langsung mengincar salah satu karyawan toko berinisial A. Ia meminta sejumlah uang dengan nada ancaman. -
Pelaku mengancam menggunakan golok
Saat korban ragu untuk memberikan uang, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis golok dan mengacungkannya kepada korban. -
Korban memberikan uang Rp10 ribu, namun pelaku menolak
Dalam kondisi ketakutan, korban akhirnya memberikan uang sebesar Rp10 ribu kepada pelaku. Namun, pelaku menolak jumlah tersebut dan mengancam akan kembali lagi. -
Pelaku melanjutkan aksinya dengan mendekati warga lain
Setelah mengancam korban pertama, pelaku berpindah ke korban lain yang kebetulan sedang berada di dekat sepeda motor. Ia kembali mengacungkan golok dan menunjukkan sikap agresif.
Penyelidikan dan Penangkapan Pelaku
Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi dari saksi-saksi di lokasi. Dari keterangan saksi dan bukti rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi identitas pelaku.
Tak butuh waktu lama, keberadaan pelaku akhirnya terlacak. Polisi melakukan penangkapan di kontrakan pelaku pada pukul 19.00 WIB, hanya beberapa jam setelah kejadian berlangsung.
“Didapat informasi identitas dan keberadaan pelaku. Kemudian kami langsung melaksanakan penangkapan terhadap pelaku yang sedang berada di dalam kontrakannya. Kami tangkap jam 19.00 WIB,” jelas Kompol Ivan.
baca juga:AKBP Fajar Akan Diperiksa Polda NTT di Kasus Cabul Pekan Depan
Pelaku dan Barang Bukti Diamankan di Polsek Soreang
Usai ditangkap, pelaku segera digelandang ke Polsek Soreang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah golok yang digunakan pelaku dalam aksinya.
“Iya, pelaku dan barang bukti berupa sebilah golok langsung diamankan dan dibawa ke Kantor Polsek Soreang,” tambah Kompol Ivan.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui apakah ia terlibat dalam aksi kriminal lainnya. Polisi juga akan mendalami motif di balik aksi pemalakan ini, apakah pelaku melakukannya atas dasar kebutuhan ekonomi atau ada faktor lain yang melatarbelakanginya.
Viral Pria di Bandung Palak Warga Sambil Acungkan Golok
Aksi kriminal yang terjadi ini menimbulkan keresahan di kalangan warga. Banyak yang berharap pihak kepolisian bisa meningkatkan patroli keamanan di kawasan tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan segala bentuk tindakan kriminal yang mereka saksikan. Polisi juga mengajak pemilik usaha untuk memasang kamera pengawas (CCTV) di area mereka guna membantu pengawasan keamanan.
“Kami meminta warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tindakan mencurigakan. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kapolsek Soreang.
Kesimpulan
Kasus pemalakan yang terjadi di Soreang, Kabupaten Bandung, menjadi contoh bagaimana tindakan cepat pihak kepolisian dan partisipasi warga dapat membantu mengungkap pelaku kriminal dalam waktu singkat. Berkat rekaman CCTV dan laporan masyarakat, pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk segera melaporkan tindakan kriminal, diharapkan kasus serupa dapat diminimalisir di masa mendatang. Polisi juga terus berupaya meningkatkan pengawasan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga.